Oleh: pancat | Februari 13, 2008

Pengalaman di KRL …

Tadi pagi sewaktu berangkat kerja naik KRL (kereta rel listrik) seperti biasanya penumpang lumayan berjubel, tentu saja yang naik di stasiun berikut sudah nggak kebagian tempat duduk lah. Termasuk seorang ibu yang bawa anak balita 2 tahun ikutan naik akhirnya berdiri juga. Hal ini saya amati penuh karena saya juga berdiri beberapa meter di sebalah kiri ibu tersebut. Lumayan juga berdiri sambil menggendong anaknya yang baru berumur 2 tahun tsb. Karena saya juga berdiri ya mana mungkin dong nawarin tempat duduk buat dia ??? yang aneh, begitu ibu tadi naik dan berdiri di kereta tersebut, nggak tahu ada komando dari mana orang2 yang duduk di depan dia (laki-laki) serempak tertidur (baca : pura2 tidur). Dalam hati saya ketawa aja, tapi juga sedih … seperti inikah warga kita sekarang ? dimana sudah tak ada lagi rasa empati terhadap orang lain yang lebih menderita ? satu contoh kecil tadi menggugah perasaan saya. Seorang ibu yang lagi kerepotan gendong anak, berdesakan dalam kereta, mestinya yang lebih longgar, gak bawa anak, apalagi seorang laki2, memberikan kesempatan kepada ibu tadi untuk menempati tempat duduknya dan relakanlah untuk berdiri. Saya lantas teringat akan sebuah nasehat “Berikanlah kelonggaran kepada orang yang lebih memerlukan selagi kamu bisa, niscaya Allah akan memberikan kelonggaran dan kelapangan kepadamu disatu saat nanti”. Rupanya nasehat ini jarang orang yang tahu, atau tahu tapi melupakannya.

Semoga Allah senantiasa memberikan jalan-NYA bagi kita semua, terutama bangsa ini. Amin.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.